Pajak Bait Allah

27/01/2010

Lembaga keagamaan Yahudi yang sangat besar itu—yang terdiri dari sinagoga-sinagoga, Bait Allah, orang-orang Levi, dan imam-imam—dihidupi dengan sebuah sistem perpajakan dan persembahan korban yang rumit. Persembahan kadang-kadang berupa barang—kambing, lembu, burung merpati, dan biji-bijian pangan—yang diserahkan sebagai persembahan di berbagai perayaan atau untuk memenuhi syarat sumpah-sumpah individu. Anak sulung laki-laki, baik manusia maupun hewan, harus diserahkan kepada para imam. Si anak lelaki bisa “ditebus” dengan sejumlah uang yang telah ditentukan. Kadang-kadang persembahan berupa uang atau barang-barang berharga seperti emas dan perak. Persembahan jenis itu disimpan dalam gedung-gedung penyimpanan di kompleks Bait Allah, yang dikenal dengan sebutan “gedung bendahara Bait Allah.” Hukum Torah mewajibkan persembahan yang setara dengan tithe (persepuluhan) atau sepersepuluh dari pendapatan seseorang. Bisa dipahami jika definisi mengenai apa yang dimaksudkan dengan “pendapatan” itu memunculkan banyak masalah dalam hal penetapan peraturan pelaksanaan serta gugatan pengadilan. Setiap lelaki yang sudah berumur 20 tahun wajib membayar “pajak Bait Allah” tahunan yang jumlahnya mencapai setengah shekel. Pajak itu mempunyai asal-usul pada sebuah peratuan pajak yang ditetapkan oleh Musa pada semua orang lelaki setelah dilakukan sebuah sensus, ketika ia berusaha mengumpulkan logam-logam berharga untuk membangun Tabernakel (Exodus 30.13 dan 38.26). Mula-mula satu shekel adalah sebuah unit bobot (sekitar 10 gram); di masa kemudian koin dengan bobot sekian itu disebut shekel.

Sumber: www.historicjesus.com/glossary.

Terjemahan: Bern Hidayat, 10 Oktober 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: