Laporan Zenophilus: Bagaimana Orang-orang Romawi Berusaha Menyita Buku-buku Kristen, c. 395 EB

27/01/2010

[Pendahuluan Davis]

Dalam penganiayaan besar-besaran yang dimulai oleh Diocletian, dilakukan sebuah usaha khusus untuk menyita semua kitab Kristen, dengan harapan sekte yang dianiaya tersebut tidak mempunyai sarana untuk menyimpan dan menyebarkan ajaran-ajarannya. Laporan resmi seorang pejabat pemerintah berikut ini menceritakan bagaimana penggeledahan dilakukan di Cirta, sebuah kota penting di Numidia.

Ketika pejabat-pejabat pengadilan dan seorang polisi, dengan diantarkan oleh sekretaris-sekretaris uskup yang telah mengingkari agamanya, datang ke rumah Felix tukang jahit, ia mengeluarkan lima buku, dan ketika mereka datang ke rumah Proiectus ia mengeluarkan lima buku besar dan dua buku kecil. Victor kepala sekolah mengeluarkan dua buku, dan empat buku yang masing-masing terdiri dari lima jilid. Felix “Perpetual Flamen” mengatakan padanya: “Keluarkan buku-bukumu: kamu masih punya yang lain.” Victor kepala sekolah mengatakan, “Andaikata saya punya lebih, saya pasti sudah mengeluarkannya.”

Ketika mereka datang ke rumah Eutychia yang juga seorang Caesarian [yi. pegawai pemerintah], flamen [yi. Imam Romawi] mengatakan, “Keluarkan buku-bukumu supaya kamu mematuhi hukum.” “Saya tidak punya,” jawabnya. “Jawabanmu dicatat,” kata Felix flamen.

Di rumah Coddeo, isteri Coddeo mengeluarkan enam buku. Felix mengatakan, “Lihat lagi apa kamu masih punya yang lain.” Wanita itu mengatakan, “Saya tidak punya lagi.” Felix mengatakan pada Bos, polisi, “Pergi masuk dan lihat apa dia masih punya yang lain.” Polisi melaporkan, “Saya telah mencari dan tidak menemukan satu pun.”


Source:

From: William Stearns Davis, ed., Readings in Ancient History: Illustrative Extracts from the Sources, 2 Vols. (Boston: Allyn and Bacon, 1912-13), Vol. II: Rome and the West,  289-290.

Scanned by: J. S. Arkenberg, Dept. of History, Cal. State Fullerton. Prof. Arkenberg has modernized the text.


This text is part of the Internet Ancient History Sourcebook. The Sourcebook is a collection of public domain and copy-permitted texts related to medieval and Byzantine history.

Unless otherwise indicated the specific electronic form of the document is copyright. Permission is granted for electronic copying, distribution in print form for educational purposes and personal use. No representation is made about texts which are linked off-site, although in most cases these are also public domain. If you do reduplicate the document, indicate the source. No permission is granted for commercial use.

© Paul Halsall, June 1998
halsall@murray.fordham.edu

Sumber:  http://www.fordham.edu/halsall/ancient/asbook.html.

Terjemahan: Bern Hidayat, 8 Desember 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: